Berita & Artikel

Djismilya dan Dr. Ardiansyah sebagai narasumber dalam pelatihan “Social Media…

Politeknik Tempo dan PT PLN Gelar Pelatihan “Social Media Marketing & Diferensiasi Produk” untuk UMKM


Oleh : Rilya Nadha Agustin
28/10/2025
Bagikan :

Politeknik Tempo — Politeknik Tempo bekerja sama dengan PT PLN menggelar pelatihan bertajuk “Social Media Marketing & Diferensiasi Produk” yang ditujukan bagi para pelaku UMKM binaan PLN. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (28/10) ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri dalam mendorong daya saing UMKM di era digital.

Acara dibuka oleh Sabila Syawalani, mahasiswa semester 5 Program Studi Produksi Media, yang bertugas sebagai pembawa acara. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pemutaran video profil Politeknik Tempo dan PT PLN.

Dalam sambutannya, Rachma Tri Widuri, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Direktur Politeknik Tempo Bidang Non-Akademik dan Kerja Sama, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas UMKM.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan pemanfaatan media sosial, sehingga pelaku UMKM bisa naik kelas,” ujarnya.

Pelatihan dipandu oleh Nico Aditya Santoso, mahasiswa semester 5 Program Studi Desain Media, dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Ardiansyah, S.Kom., M.M., Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional Politeknik Tempo, dan Djismilya Latifah, mahasiswa Program Studi yang sama.

Pada sesi pertama, Dr. Ardiansyah memaparkan strategi pemasaran digital dan pentingnya optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi bisnis. Ia menekankan bahwa konten adalah kunci dalam menarik perhatian audiens.

“Konten bisa berupa gambar, audio, video, atau tulisan. Yang penting, pesannya ringan, menarik, dan mudah diingat,” jelasnya. Ia juga menyoroti pentingnya video pendek berdurasi 15–30 detik dengan hook kuat di lima detik pertama untuk memikat audiens.

Sementara itu, Djismilya Latifah dalam sesi kedua membahas strategi diferensiasi produk sebagai langkah memenangkan persaingan pasar.

“Diferensiasi bukan hanya agar produk dibeli, tetapi agar konsumen merasakan pengalaman dan cerita di baliknya,” tuturnya.  Menurut Djismilya, kekuatan utama sebuah produk terletak pada keunikan dan konsistensi yang mampu membangun kepercayaan serta loyalitas pelanggan.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta antusias bertanya tentang cara mempertahankan ciri khas produk, menghadapi biaya produksi yang meningkat, serta menjaga konsistensi dalam membuat konten promosi di media sosial.

Sebagai penutup, Politeknik Tempo memberikan beasiswa potongan 50% biaya kuliah kepada tiga peserta yang berhasil menjawab kuis dengan benar. Beasiswa ini berlaku untuk tahun akademik 2026–2027. Kampus juga mengumumkan bahwa pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka hingga akhir September 2026.

Melalui kolaborasi ini, Politeknik Tempo dan PT PLN berharap dapat memperkuat kemampuan UMKM dalam beradaptasi dengan perubahan zaman, memanfaatkan teknologi digital, dan menciptakan identitas produk yang khas, berdaya saing, serta berkelanjutan.