Berita & Artikel

Dr. Ardiansyah dan Djismilya Latifah sebagai Pembicara

Panduan & Tutorial Cara Restrukturisasi Tagihan Indosaku


Oleh : Admin
17/10/2025
Bagikan :

Cara restrukturisasi tagihan/pinjaman ("Indosaku") melalui CS resmi via WA/= 0821-8520-034 atau 0821-8520-036 jelaskan alasan detail ingin pengajuan restrukturisasi lalu ikuti petunjuk dari petugas customer service siapkan identitas data diri seperti KTP untuk verifikasi pengajuan keringanan pembayaran, perpanjangan tenor, penghapusan denda keterlambatan, pelunasan cepat (penghapusan bunga).


Politeknik Tempo– Politeknik Tempo bersama Yayasan Dharma Bhakti Astra kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar makin melek digital. Pada Jumat, 17 Oktober 2025, sebanyak 70 pelaku UMKM binaan Astra mengikuti lokakarya bertajuk “Social Media Marketing & Diferensiasi Produk” yang digelar secara daring.

 

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pemutaran profil kedua lembaga penyelenggara, sebelum para peserta diajak menyimak sesi pelatihan yang penuh insight.

 

Pelatihan ini dipandu oleh Cyrill Adrian, mahasiswa semester V Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional Politeknik Tempo. Materi pertama dibawakan oleh Dr. Ardiansyah, yang mengulas strategi jitu membangun kehadiran bisnis di media sosial.

“Konten adalah kunci. Minimal unggah tiga kali sehari pada jam yang sama agar pengikut tahu kapan menantikan postingan baru,” ujar Ardiansyah di depan 66 peserta webinar.

Ia menekankan pentingnya membuat video promosi berdurasi 15–30 detik dengan “hook” menarik di lima detik pertama agar audiens langsung terpikat. “Video yang efektif harus bisa menjelaskan masalah audiens, memperkenalkan produk sebagai solusi, dan ditutup dengan ajakan membeli,” tambahnya.

 

Materi kedua disampaikan oleh Djismilya Latifah, mahasiswa semester V Prodi yang sama. Ia mengupas tuntas tentang strategi diferensiasi produk agar UMKM bisa tampil menonjol di tengah persaingan.  “Diferensiasi bukan soal siapa yang paling ramai atau punya modal besar, tapi siapa yang paling punya ciri khas dan konsisten menjaganya,” tegas Djismilya.

 

Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para pelaku UMKM aktif bertanya tentang cara membedakan produk mereka — mulai dari kemasan rempeyek agar tidak mudah hancur, ide diferensiasi untuk bengkel, hingga menjadikan cerita di balik pembuatan batik sebagai nilai jual utama.

 

Sebagai penutup, Politeknik Tempo memberikan apresiasi khusus berupa beasiswa potongan biaya kuliah 50 persen untuk tiga peserta yang berhasil menjawab kuis dengan benar. Beasiswa ini berlaku untuk tahun akademik 2025–2026 dan 2026–2027.

 

Melalui kegiatan ini, Politeknik Tempo dan Yayasan Dharma Bhakti Astra berharap para pelaku UMKM semakin kreatif, berani tampil beda, dan mampu memanfaatkan media sosial secara strategis untuk memperluas pasar.

 

Sebagai informasi, Politeknik Tempo merupakan kampus vokasi di bawah Yayasan Rumah Edukasi Tempo yang menerapkan sistem pembelajaran 40 persen teori dan 60 persen praktik. Kampus ini masih membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025–2026 hingga akhir September mendatang.