POLITEKNIK TEMPO – Mahasiswa semester II Politeknik Tempo mengunjungi kantor Lembaga
Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia atau LPP RRI di Jakarta Pusat, Kamis
16 Maret 2023. Kunjungan ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi mahasiswa
Politeknik Tempo yang mendalami dunia media penyiaran.
Kedatangan
mahasiswa Politeknik Tempo disambut oleh Kepala Seksi Layanan Publik M Aden
Barlian. Acara dimulai 13.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia
Raya, dilanjut Mars Radio Republik Indonesia (RRI). Lalu, mahasiswa diajak
menyaksikan tayangan seputar profil RRI.
Ketika
sesi tanya jawab, mahasiswa Politeknik Tempo antusias menanyakan pertanyaan
mereka. Salah satunya adalah Wigar Ramadhan, mahasiswa program studi Manajemen
Pemasaran Internasional.
“Kalau
tadinya tuh sektor pendapatannya terbesar dari bidang apa sih? Dan gimana
caranya RRI bertahan di bidang tersebut?” tanya Wigar.
Aden
Berlian lalu menjawab pertanyaan tersebut. Dia mengatakan, RRI sebelum masa
reformasi dimiliki negara. Namun kini telah berubah menjadi radio publik,
walaupun sisanya tetap menjadi milik negara.
Aden
menyebut, RRI boleh mencari pendapatan-pendapatan yang nantinya untuk negara
juga. Pendapatan itu nanti akan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak
(PNBP).
“Yang menarik adalah bagaimana RRI bertahan? Karena itu ada pemerintah, coba pemerintahnya ditutup kelasnya. Saya tidak tau, tapi saya yakin bertahan kami sangat siap. Mungkin radio swasta sudah kabur tutup gulung tikar, RRI tidak akan. Selama negara ini masih ada, RRI akan terus ada,” ujar Aden.
Usai sesi
tanya jawab berakhir, pihak RRI mengajak para mahasiswa berfoto bersama di
depan panggung Auditorium RRI. Mahasiswa Politeknik Tempo juga diajak
menelusuri studio siaran RRI di lantai enam.