Berita & Artikel

Foto bersama usai kegiatan Press Conference Peluncuran Film, bersama Wakil…

Politeknik Tempo Gelar Simulasi Konferensi Pers Peluncuran Film Karya Mahasiswa


Oleh : Siti Nur Azzara
20/06/2025
Bagikan :

Politekniki Tempo-Suasana lantai 7 Gedung Tempo pada Jumat, 20 Juni 2025, berubah menjadi panggung kreativitas dan semangat anak muda. Mahasiswa Program Studi Produksi Media Politeknik Tempo angkatan 2023 dan 2024 sukses menggelar dua agenda utama: Konferensi Pers peluncuran film dan konser Konja (Konser Anak Jaman), yang menjadi bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mereka. Perhelatan ini tidak hanya menyatukan berbagai mata kuliah dalam satu proyek kolaboratif, tetapi juga menyuguhkan tontonan yang memikat serta perbincangan yang sarat makna.

Dibuka oleh Ketua Program Studi Produksi Media, Rosdiana, S.Sos., M.Si., acara ini langsung mencuri perhatian para dosen, mahasiswa, dan tamu undangan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). “Hari ini kita melaksanakan dua agenda penting yang merupakan hasil dari proses panjang dan tanggung jawab profesional mahasiswa,” ujar Rosdiana dalam sambutannya.

Tiga Film, Tiga Isu Sosial

Acara pertama diawali dengan peluncuran tiga karya film dari mahasiswa angkatan 2023, masing-masing menyuarakan tema sosial yang kuat.

  1. “Suara dari Jalan” – ZFiction
    Dokumenter ini mengangkat realitas para musisi jalanan yang sering dipandang sebelah mata. Jea Amelia, mahasiswi semester 2, tampil sebagai pembawa acara sekaligus moderator. Ia memandu diskusi bersama Kayla Maurranisa dan Hilmi Nur Syabani yang terlibat dalam produksi.
    “Film ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap para musisi jalanan. Mereka bukan hanya penghibur, tapi pejuang kehidupan,” ujar Maura, sang penulis naskah.

 

  1. “Titik Balik” – Peace Production
    Kelompok Peace Production menghadirkan film fiksi yang menyoroti isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. MC sekaligus moderator, M. Fatah Arya, mengupas proses kreatif bersama Naila Maharani, M. Rizqi Adam, dan Cyrill Adrian.
    “Kami ingin menyampaikan bahwa diskriminasi terhadap difabel harus dihentikan. Film ini adalah suara kami untuk keadilan,” kata Adam, produser film.

 

  1. “How Gen Z Make A Trend” – TrueLens House
    Dokumenter ini mengeksplorasi bagaimana generasi Z membentuk tren di era digital. Rafif Ahmad sebagai perwakilan kelompok Next Gen memperkenalkan karya yang ditulis oleh Layla Eva Kalyana dan Alifah Olivia.
    “Kami ingin menepis stigma negatif tentang Gen Z. Lewat film ini, kami berharap generasi sebelumnya dapat melihat potensi kami secara utuh,” tutur Olivia, yang juga menjadi produser film tersebut.

Dialog Hangat dan Antusiasme Peserta

Tak hanya menyaksikan tayangan trailer dan cuplikan film, para peserta juga diajak berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang dipenuhi semangat dan antusiasme. Pertanyaan-pertanyaan kritis dari tamu undangan membuka ruang refleksi sekaligus apresiasi terhadap karya mahasiswa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan, memperlihatkan kolaborasi lintas angkatan yang patut diacungi jempol. Kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari penilaian akademik, tapi juga panggung pembuktian bahwa mahasiswa Politeknik Tempo mampu menghasilkan karya bermakna dengan kualitas yang menjanjikan.


“Lewat film, kami bicara. Lewat karya, kami menyampaikan pesan.”
– Mahasiswa Produksi Media Politeknik Tempo

Dari ruang kelas ke layar lebar, mahasiswa Politeknik Tempo membuktikan: kreativitas dan kepedulian sosial bisa bersatu dalam karya yang menggugah.