PoliteknikTempo
– Politeknik Tempo baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan asesmen lapangan
yang dilakukan oleh tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
(BAN-PT) dari tanggal 9 hingga 11 Februari 2025. Asesmen ini merupakan bagian
penting dalam proses akreditasi institusi pendidikan tinggi untuk menjamin
kualitas penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan
oleh pemerintah.
Pelaksanaan
asesmen lapangan ini dilakukan berdasarkan:
1.
Peraturan
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Asesor
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Peraturan ini mengatur tata cara
pelaksanaan asesmen yang transparan, profesional, dan akuntabel untuk menilai
kualitas institusi pendidikan.
2.
Peraturan
Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 02 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaporan dan
Penetapan Status Gratifikasi, yang memastikan seluruh proses berjalan bebas
dari potensi gratifikasi atau konflik kepentingan, sehingga hasil asesmen murni
berdasarkan penilaian objektif.
Tim asesor
yang bertugas dalam kegiatan ini adalah:
·
Saepudin
Nirwan, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
dari Universitas Logistik dan Bisnis Internasional.
·
Prof.
Dr. Pupung Purnamasari, SE., M.Si., Ak., CA dari Universitas Islam Bandung.
Selama
tiga hari pelaksanaan, tim asesor mengevaluasi secara mendalam berbagai aspek
akademik dan non-akademik di Politeknik Tempo. Fokus asesmen meliputi:
1.
Kualitas
dan Kompetensi Tenaga Pendidik serta Kependidikan Tim asesor menilai kompetensi tenaga
pendidik, termasuk kualifikasi akademik, kemampuan mengajar, publikasi ilmiah,
serta kontribusi dalam pengembangan keilmuan. Selain itu, tenaga kependidikan
juga dievaluasi terkait peran mereka dalam mendukung operasional kampus yang
efisien.
2.
Kurikulum
dan Proses Pembelajaran
Kurikulum yang diterapkan di Politeknik Tempo diperiksa untuk memastikan
kesesuaiannya dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Proses
pembelajaran, metode pengajaran, serta penggunaan teknologi juga menjadi
perhatian khusus.
3.
Sarana
dan Prasarana
Ketersediaan fasilitas kampus, seperti laboratorium, ruang kelas, perpustakaan,
hingga infrastruktur digital, dievaluasi untuk memastikan mendukung proses
belajar mengajar dengan optimal.
4.
Manajemen
dan Tata Kelola
Aspek tata kelola institusi, termasuk perencanaan strategis, manajemen
keuangan, serta sistem penjaminan mutu internal, menjadi salah satu poin
penting dalam asesmen ini.
5.
Keterlibatan
dengan Stakeholder
Politeknik Tempo juga dinilai berdasarkan hubungan dan keterlibatan aktifnya
dengan pihak eksternal, seperti dunia industri, alumni, dan masyarakat. Hal ini
bertujuan untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan
kebutuhan pasar kerja.
Kegiatan
asesmen lapangan ini dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan Politeknik Tempo yang secara aktif memberikan informasi dan data
pendukung kepada tim asesor. Kehadiran para asesor disambut hangat oleh jajaran
pimpinan kampus. Shalfi Andri, S.P., M.M. selaku Direktur Politeknik Tempo,
dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada tim asesor atas
dedikasi dan profesionalisme mereka. “Kami sangat menghargai kehadiran tim
asesor BAN-PT di Politeknik Tempo. Asesmen ini adalah kesempatan bagi kami
untuk mengevaluasi diri dan terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kami
berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa dan seluruh pemangku
kepentingan,” ujar Direktur Politeknik Tempo.
Selama
asesmen, tim asesor tidak hanya melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen
institusi, tetapi juga melakukan wawancara dengan berbagai pihak, termasuk
pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Wawancara ini
bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kondisi riil di
Politeknik Tempo. Selain itu, asesmen lapangan juga mencakup kunjungan langsung
ke berbagai fasilitas kampus untuk memastikan sarana prasarana yang ada sesuai
dengan laporan yang disampaikan.
Dalam sesi
penutupan asesmen, tim asesor memberikan sejumlah masukan konstruktif yang
diharapkan dapat menjadi pedoman bagi Politeknik Tempo untuk melakukan
perbaikan berkelanjutan.
Prof. Dr.
Pupung Purnamasari menyampaikan bahwa Politeknik Tempo telah menunjukkan banyak
potensi positif, terutama dalam hal keterlibatan tenaga pendidik dan relevansi
kurikulum dengan kebutuhan industri. Namun, ada beberapa hal yang perlu
ditingkatkan, seperti penguatan sistem penjaminan mutu internal dan
pengembangan fasilitas yang lebih mendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Saepudin
Nirwan, Ph.D., menambahkan bahwa asesmen ini bukan sekadar evaluasi, tetapi
juga kesempatan untuk Politeknik Tempo terus berinovasi dalam memberikan
pendidikan yang berkualitas. “Kami melihat banyak upaya positif dari Politeknik
Tempo untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul. Kami berharap masukan
yang kami berikan dapat membantu institusi mencapai visi dan misinya,” ujarnya.