Berita & Artikel

Satuan Tugas PPKS di Lingkungan LLDikti Wilayah III

Peningkatan Kapasitas Satuan Tugas PPKS di Lingkungan LLDikti Wilayah III dan pemberian apresiasi oleh Sesjen Kemendikbudristek


Oleh : Richard Kannedy
18/12/2023
Bagikan :

Politeknik Tempo – Tanggal 18 Desember 2023, menjadi momentum penting ketika Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III memberikan penghargaan tinggi kepada Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Pengelolaan Kualitas dan Sistem (PPKS) atas upaya peningkatan kapasitasnya. Acara ini dihadiri oleh berbagai Perguruan Tinggi, termasuk 42 Universitas, 14 Institut, 31 Sekolah Tinggi, 12 Akademi, dan 7 Politeknik, dengan setiap lembaga diwakili oleh maksimal 2 orang perwakilan. Bismiyati, selaku Ketua Satuan Tugas PPKS Politeknik Tempo, mewakili Politeknik Tempo dalam acara tersebut.

 

Fokus utama acara berlangsung di Kampus F8 Universitas Gunadarma Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat dimana Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek menyoroti pentingnya implementasi Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021.

Dalam pidatonya, beliau membahas strategi dan rencana konkret dalam menjalankan kebijakan tersebut, mengevaluasi dampak serta manfaatnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

 

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemendikbudristek juga menyoroti kebijakan anti dosa pendidikan di perguruan tinggi dalam pidatonya. Beliau menekankan urgensi kebijakan ini dalam menjaga etika dan moralitas di lingkungan akademik, dengan diskusi mendalam tentang langkah-langkah preventif, sanksi bagi pelanggar, serta upaya-upaya yang diperlukan dalam penerapan kebijakan.

 

Pemberian apresiasi dari LLDikti Wilayah III dan Sesjen Kemendikbudristek merupakan pengakuan terhadap dedikasi Satgas PPKS dalam meningkatkan sistem pendidikan tinggi yang berkualitas. Mereka menekankan pentingnya kerjasama lintas lembaga serta peran krusial Satgas PPKS dalam memastikan standar mutu pendidikan tinggi yang merata dan berkelanjutan.

 

Tidak hanya meningkatkan kapasitas, namun fokus pada pemberantasan tindakan bullying dan kekerasan seksual di lingkungan kampus juga menjadi perhatian serius bagi seluruh peserta. Harapannya, langkah-langkah konkret yang diambil hari ini akan membentuk dasar yang kokoh dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berintegritas di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.