Politeknik Tempo - Politeknik Tempo Menjadi Salah Satu Dari
14 institusi pendidikan di Asia dalam Proyek Check Fakta inisiatif ANNIE
School Net yang bertujuan untuk membentuk redaksi berita pengoreksi fakta
berbasis sekolah di Asia. Politeknik Tempo menjadi salah satu dari 14
institusi tersebut yang mewakili Indonesia. Pengumuman peluncuran ANNIE
School Net dan Proyek Check Fakta ini telah dilakukan pada
Sabtu, 2 Desember 2023 dalam Trusted Media Summit 2023 yang
diselenggarakan oleh Google di Singapura. Di Politeknik Tempo proyek ini akan
dilakukan oleh UKM Pers yang bernama Komunitas Pers Politeknik Tempo (KORSTE).
Annie Lab yang menjadi bagian dari proyek ini adalah
redaksi berita pengoreksi fakta yang dipimpin oleh siswa. Annie Lab didirikan
pada tahun 2019 oleh Journalism and Media Studies Centre di University of
Hong Kong dan ANNIE (Asian Network of News & Information Educators).
Annie Lab adalah pihak yang terverifikasi oleh International Fact-Checking
Network (IFCN) dan berkomitmen pada non-partisipasi politik, keadilan,
ketepatan, transparansi, dan ketelitian profesional yang dibutuhkan oleh IFCN.
Pada November 2023, Annie Lab juga menjadi anggota Vaccine Safety Net
oleh World Health Organization.
Proyek ini diluncurkan dalam kerja sama yang melibatkan
lembaga pendidikan dari beberapa negara Asia. Memberdayakan mahasiswa dalam hal
keterampilan analitis, pemikiran logis, dan pembuatan konten efektif
menggunakan alat serta teknik digital yang umum digunakan dalam pengoreksian
fakta jurnalistik merupakan tujuan dari proyek Check Fakta.
Melalui proyek Check Fakta akan ada pembentukan
redaksi berita pengoreksi fakta di sekolah-sekolah pada pertengahan 2024.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi operasi berkelanjutan yang dipimpin oleh
mahasiswa, bahkan setelah masa percobaan awal selesai pada akhir 2025.
Adapun tujuan utama proyek Check Fakta adalah untuk
meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan verifikasi informasi melalui
pengalaman belajar yang berorientasi pada praktik. Selain itu, proyek ini juga
akan menyelidiki klaim-klaim yang meragukan mengenai berbagai topik penting
seperti kesehatan masyarakat, keamanan pangan, rasisme, pemilihan umum,
lingkungan, dan lain-lain.
Proyek ini didasarkan pada model ‘teaching hospital’ yaitu
siswa dilatih dan bekerja sebagai
pengoreksi fakta untuk memberi informasi kepada masyarakat. Meskipun ada
tantangan praktis dalam membangun sesuatu seperti ini, dukungan dari jaringan
proyek Check fakta diharapkan dapat membantu. Ini akan menjadi upaya
kolaboratif di mana siswa dan pendidik belajar satu sama lain.
Institusi pendidikan dari berbagai negara seperti India,
Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam ikut berpartisipasi dalam proyek Check Fakta. Mereka
akan secara rutin menghasilkan konten pengoreksian fakta mulai pertengahan
2024, setelah periode persiapan selama enam bulan.
14 institusi pendidikan
Keempat
belas institusi pendidikan dari 7 negara yang berpartisipasi dalam proyek ini
antara lain:
1.
M.O.P. Vaishnav College for Women (India).
2.
Universitas Airlangga, Politeknik Tempo, Rumah Belajar Semi Palar, Universitas
Islam Bandung (Indonesia).
3.
Universitas Tokyo Gakugei dan CLARK Memorial International High School
(Jepang).
4.
SABK Maahad Ehyak Diniah Islamiah dan New Era University College (Malaysia).
5.
De La Salle University Dasmariñas dan Marikina Science High School (Filipina).
6. British International School of Phuket (Thailand).
7. Van Lang University dan University of Social Sciences and Humanities (Vietnam).