Berita & Artikel

Rachma Tri Widuri dan influencer Mamihunny

Membahas Gen Z, Influencer Mamihunny Hadir di Podcast Kafe Palmerah


Oleh : Ariadne Khatarina Moniaga
27/07/2023
Bagikan :

POLITEKNIK TEMPO – Generasi Z atau Gen Z menjadi topik yang diangkat dalam program siniar bertajuk ‘Podcast Kafe Palmerah’. Dosen Produksi Media, Rachma Tri Widuri menjadi pemandu siniar kali ini yang bertukar pikiran dengan influencer Mamihunny. Selama 40 menit, mereka berbincang mengenai karakteristik generasi Z dari sudut pandang mereka sebagai orang tua.

 

Kepada Rachma, Hunny bercerita mengenai perbedaan pola pengasuhan anak gen z dengan dirinya sebagai gen x. Sebagai orang tua, Hunny memosisikan dirinya sebagai teman agar anak-anaknya dapat terbuka kepada dirinya. “Jadi, kalau saya mau larang mereka, ga bisa tuh saya langsung bilang ga boleh. Harus saya jelasin dulu alasan kenapa saya larang, baru mereka bisa terima,” ucap Hunny.

 

Lebih lanjut, Hunny membagikan ceritanya saat anak keduanya, Almera Belva yang bercita-cita menjadi pemain bola. “Dia bilang ke saya pengen sekolah di Malang, cuma saya ga yakin sama dia karena sekolah itu bentuknya semi homeschooling.” Demi mengantisipasi keraguannya, Hunny membuat kesepakatan dengan anaknya dimana jika ia tidak mampu menyelesaikan pendidikannya di sekolah tersebut, maka ia akan bersekolah di sekolah pilihan sang ibu. Almera pun menyutujui kesepakatan tersebut.

 

Sayangnya, setelah bersekolah selama hampir satu semester, Almera tidak ingin melanjutkan pendidikannya di sekolah tersebut karena merasa tidak cocok dengan lingkungannya. Sesuai kesepakatan, Almera pun bersekolah di sekolah pilihan sang ibu. Di sana, ia menorehkan prestasi dengan selalu menjadi juara kelas. “Jadi, sebagai orang tua, saya tidak bisa hanya melarang dia. Kayak misalnya, dia juara kelas, tentu saya harus apresiasi dan kasih reward supaya dia semangat,” jelas Hunny.

 

Selain membagikan ceritanya sebagai orang tua gen z, Hunny juga bercerita mengenai awal mula ia terjun menjadi seorang influencer. Jauh sebelum era sosial media seperti sekarang ini, Hunny sudah bersentuhan dengan sosial media lawas. Salah satunya ialah Friendster. Lalu, pada era pandemi, Hunny juga mengikuti arus tren dengan bermain TikTok. Dari aplikasi tersebut, Hunny pun terdorong untuk menjadi influencer di TikTok dan Instagram.

 

Menutup siniar kali ini, Hunny membagikan beberapa pesan penting bagi gen z. Menurutnya, anak-anak gen z harus menjadi diri sendiri yang mempunyai sesuatu yang berbeda dari orang lain. “Karena saat kamu jadi diri kamu sendiri, kamu akan disukai sama orang-orang.” Hunny juga menambahkan bahwa anak-anak gen z harus berani tampil di depan umum.


‘Podcast Kafe Palmerah’ merupakan program siniar yang diproduksi oleh UKM Podcast Politeknik Tempo. Program ini akan ditayangkan di kanal Youtube Politeknik Tempo dan membahas topik-topik yang sedang menjadi tren di masyarakat maupun yang sedang hangat untuk dibicarakan.