Pada tanggal 5 Juni 2023, Mahasiswa semester 4 program studi Manajemen Pemasaran Internasional berkunjung ke Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia yang biasa kita kenal dengan BEI ini berlokasi di Jl. Jend. sudirman kav 52-53, RT.5/RW.3, Senayan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190.
Materi yang diberikan oleh BEI diwakili oleh Bapak Rheza Andhika Pamungkas berjudul “IDX MARKET UPDATE 2023”. Beberapa tujuan yang terkait dengan IDX Market Update 2023 bisa meliputi:
Memberikan analisis dan proyeksi tentang kondisi pasar modal Indonesia pada tahun 2023, termasuk tren ekonomi, pergerakan harga saham, indeks pasar, dan sektor-sektor yang potensial.
Menyampaikan informasi tentang kebijakan, regulasi, atau perubahan aturan yang relevan dengan pasar modal yang akan diterapkan pada tahun 2023.
Memperkenalkan inisiatif baru, program, atau produk yang ditawarkan oleh IDX, seperti indeks baru, instrumen investasi, atau layanan tambahan yang dapat mempengaruhi aktivitas pasar.
Memberikan panduan atau saran kepada investor mengenai strategi investasi yang relevan atau peluang investasi yang mungkin muncul pada tahun 2023.
Mengkomunikasikan visi, misi, dan rencana jangka pendek atau panjang dari IDX dalam mengembangkan dan memperkuat pasar modal Indonesia.
Menurut IDX, pasar modal selalu dinamis baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Apa yang memengarhui pasar modal? pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga, kebijakan moneter, dan faktor-faktor ekonomi lainnya dapat mempengaruhi sentimen investor dan kinerja pasar modal.
Isu global yang sedang terjadi saat ini adalah :
Resesi: Resesi adalah kondisi ketika ekonomi suatu negara mengalami pertumbuhan yang negatif selama periode yang signifikan.
Inflasi: Inflasi adalah kenaikan umum dan berkelanjutan dalam harga barang dan jasa di suatu negara.
Kenaikan suku bunga oleh bank sentral dapat memiliki dampak signifikan pada perekonomian. Kenaikan suku bunga dapat mempengaruhi investasi, pinjaman, dan pengeluaran konsumen, serta mengurangi likuiditas dan mengendalikan inflasi.
Kebijakan pembukaan kembali ekonomi di China dapat mempengaruhi ekonomi global. Langkah-langkah seperti relaksasi pembatasan perjalanan, pemulihan sektor manufaktur, dan peningkatan aktivitas perdagangan internasional dapat memiliki efek domino pada rantai pasok global.
Pandemi COVID-19 terus memiliki dampak global pada kesehatan masyarakat, kebijakan perjalanan, sektor ekonomi, dan stabilitas keuangan. Variabel baru dan perkembangan dalam penyebaran virus dan langkah-langkah pengendalian dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi dan pasar keuangan.
Risiko Krisis Perbankan Global: Kerentanan dan ketidakstabilan dalam sektor perbankan dapat memunculkan risiko krisis perbankan global. Faktor-faktor seperti kredit macet, kerugian besar, tekanan likuiditas, dan kurangnya kepercayaan dapat memicu krisis perbankan yang dapat menyebar ke seluruh sistem keuangan.
Perkonomian di Indonesia masih terjaga aman di 2023 dibandingkan dengan tahun 1998.
Berikut adalah INDEX HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) :
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat indeks saham syariah yang dikenal sebagai Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). ISSI adalah indeks yang terdiri dari saham-saham perusahaan yang memenuhi kriteria syariah yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).