Berita & Artikel

Sumber Foto : Pinterest

Pentingnya “Manajemen Waktu” Di Dalam Hidup Kita – FILOSOFI TERAS


Oleh : Deswina Anfarizi
25/05/2023
Bagikan :

Manusia tidak mengizinkan orang lain merebut properti rumah dan tanah mereka. Jika ada sedikit saja perselisihan mengenai batas (tanah), manusia berlomba mengambil batu dan senjata. Akan tetapi, manusia mengizinkan manusia lain mencuri hidup mereka. 

Kamu tidak akan menemukan orang yang mau berbagi – bagikan uangnya begitu saja, tetapi berapa banyak dari kita yang justru mebuang – buang hidup kita sendiri. Manusia pelit soal harta benda mereka, tetapi begitu soal membuang – buang waktu, kita justru boros. Padahal, justru di sinilah kita harus pelit.” – Seneca (On the Shortness of Life)

Politeknik Tempo - Kita bisa memberikan terlalu banyak waktu kita untuk emosi negatif kepada orang lain. Mungkin kita menyimpan dendam bertahun- tahun atas masalah yang sudah lama berlalu. Atau, kita menghabiskan waktu menggosipkan orang lain tanpa mengubah keadaan menjadi lebih baik. Atau, kita terus mengomel dan berkeluh kesah mengenai perilaku orang lain kepada kita, tanpa mencari solusinya. Atau, kita bertahan dalam pertemanan, pacaran, bahkan pernikahan yang toxic selama bertahun – tahun, yang akhirnya menghancurkan jiwa kita sendiri. Semua ini sama saja seperti “menghamburkan” waktu kita kepada orang lain, yang mana menurut Seneca ini lebih buruk dari menghamburkan uang.  

Mengatur waktu di sini termasuk juga memperhatikan waktu yang kita curahkan kepada orang lain. Jika kita tidak suka uang dan harta kita dicuri/diambil orang lain, tidakkah kita harus lebih keras lagi menjaga waktu kita? Apakah kita akan menjalani detik – detik akhir kehidupan kita menyesali mengapa kita menghabiskan banyak waktu untuk orang – orang yang tidak layak menerimanya? Karena uang dan harta benda selalu bisa dicari, tetapi waktu adalah harta yang tanpa ampun terus menghilang dari kehidupan kita, terus mendekatkan diri kita kepada kematian.