Berita & Artikel

Direktur Politeknik Tempo dan Yayasan Rumah Edukasi Tempo

Politeknik Tempo Peringati Dies Natalis ke-5


Oleh : Layla Eva Kalyana
09/04/2026
Bagikan :

Politeknik Tempo – Politeknik Tempo memperingati Dies Natalis ke-5 yang menandai lustrum pertamanya pada Kamis, 9 April 2026. Bertempat di Gedung Tempo, Jakarta, perayaan tahun ini mengusung tema “Membangun Profesionalitas dan Integritas di Era Industri 5.0”. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan lima tahun institusi dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis industri, sekaligus menegaskan komitmen mencetak SDM yang kompeten dan adaptif terhadap teknologi.

Acara dibuka dengan penampilan khidmat dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tempo Music Camp. Bertindak sebagai pemandu acara, Isa Isworo dan Tiara Maynur Azizah menyapa jajaran tamu undangan sebelum memulai agenda utama, yaitu laporan dari Ketua Panitia, Rosdiana. Dalam laporannya, ia menekankan bahwa kecerdasan serta kemampuan teknis yang mumpuni akan terasa kurang bermakna jika tidak diimbangi dengan moralitas yang kuat. “Kita membutuhkan integritas sebagai kompas moral,” ujar Rosdiana.

Direktur Politeknik Tempo, Shalfi Andri, dalam sambutan utamanya mengulas kembali jejak langkah dan transformasi institusi selama setengah dekade terakhir dalam mengawal pendidikan vokasi di Indonesia. Ia menyoroti pertumbuhan pesat keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kampus. “Pada tahun 2022 panitia dari mahasiswa hanya 26, sekarang sudah 230,” ungkapnya. Shalfi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para dosen yang telah mendukung berjalannya Politeknik Tempo selama 5 tahun.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Rumah Edukasi Tempo Meiky Sofiansyah, Herry Hernawan dan M. Taufiqurrahman selaku Dewan Pembina Yayasan, serta Direktur Tempo Inti Media Budi Setyarso. Selain kehadiran fisik, ucapan selamat juga disampaikan melalui tayangan video oleh para pemangku kepentingan dan mitra strategis. Beberapa di antaranya berasal dari Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, Direktur Indofood Franciscus Welirang, Jenderal TNI (Purn) Budiman, hingga tokoh hukum Novel Baswedan serta para alumni angkatan pertama.

Farhan, mahasiswa semester 2, membacakan puisi “Sajak Rajawali” karya W.S. Rendra. Bait-bait puisi yang sarat akan pesan keadilan dan keberanian tersebut seolah mempertegas kembali pesan moralitas dan integritas yang disampaikan oleh Rosdiana di awal acara. Sambutan oleh Ketua Yayasan Rumah Edukasi Tempo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Sivitas Akademika Politeknik Tempo, “Saya ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan selamat pada seluruh teman-teman, Pak Shafi terutama, dan tentu seluruh teman-teman Sivitas Akademika Politeknik Tempo, yang sudah dengan sungguh-sungguh berupaya, bekerja keras, dan berkomitmen penuh dengan kesungguhan dan keikhlasan yang tulus.” Beliau juga menyatakan bahwa Politeknik Tempo telah mencapai titik yang sangat membanggakan. Hal ini dibuktikan dengan terserapnya seluruh lulusan di dunia kerja. Beliau meyakini bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil nyata dari kerja keras dan komitmen kolektif seluruh civitas akademika dalam menjaga kualitas dan profesionalisme institusi.

Sebagai bentuk rasa syukur, Politeknik Tempo menyalurkan santunan kepada anak yatim dari Yayasan Mizan Amanah Kemandoran. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol perayaan lustrum pertama. Kemeriahan ditutup dengan penampilan tari modern oleh UKM Tempo Menari serta persembahan lagu oleh mahasiswa.

Rangkaian Lustrum I ini juga dimeriahkan oleh gelaran Polite Fest yang menghadirkan berbagai kompetisi, pameran, dan lokakarya bagi pelajar serta mahasiswa. Selain itu, diselenggarakan pula Seminar Nasional bertajuk "Perempuan di Panggung Jurnalistik" yang mengupas peran serta tantangan jurnalis perempuan di era digital.