Berita & Artikel

Podcast dan Kode Etik Jurnalistik

Webinar Kolaborasi Prodi Produksi Media Vokasi UI, Prodi Produksi Media Politeknik Tempo dan Tempo.co yang bertema Podcast dan Kode Etik Jurnalistik


Oleh : admin
19/02/2022
Bagikan :

Podcast adalah siaran berupa rekaman suara dari host (orang yang berbicara dalam podcast) yang membahas topik tertentu. Awalnya, siaran audio ini hanya tersedia untuk pengguna iPod saja.  Dan dari situlah muncul istilah yang memiliki pengertian podcast adalah “iPod” dan “broadcast”. Tetapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa “pod” pada podcast adalah singkatan dari “play on demand”, “personal on demand” dan “portable on demand”.


Podcast adalah berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan audio tersebut.  Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio dan telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendengarkan berita, ilmu pengetahuan, dan sharing ilmu pengetahuan yang bersifat dapat diulang.

 

Suatu saat Podcast ini akan menjadi semakin terkenal di Indonesia, karena ada banyak kota besar yang berpotensi di Indonesia.  Perkembangan Podcast di Indonesia berpotensi pesat, karena Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mendengarkan iklan yang tidak menarik.  Tidak ada juga selingan lagu dan bisa terus dengarkan topik yang diminati sampai akhir.

 

Ide tema bahasan untuk Podcast biasa disampaikan dalam bentuk episode-episode.  Durasi dari setiap episode biasanya berkisar pada 10 menit hingga 90 menit.  Panjang durasi ini bergantung pada si Podcaster alias orang yang membuat Podcast dan apa yang sedang dibahas.   Contoh di Indonesia podcaster yang terkenal seperti acara podcast Deddy Corbuzier.

 

Podcast menjadi media baru yang berjaya di Indonesia saat ini. Menurut  data GlobalWebIndex (GWI), pendengar podcast di Indonesia mencapai 35,6% dari total pengguna internet yang berusia 16-64 tahun. Di dunia, Indonesia hanya kalah dari Brasil yang persentasenya mencapai 37%.

 

Di balik meroketnya podcast sebagai salah satu produk jurnalistik, jumlah pengaduan masyarakat ke Dewan Pers terus meningkat, mencapai 747 laporan per November 2021. Pengaduan terbanyak (lebih dari 75%) adalah untuk media siber.  Jenis pengaduan yang terbanyak adalah pelanggaran kode etik yang bersifat elementer, tidak berimbang, tidak konfirmasi, opini menghakimi, dan asas praduga tak bersalah.

 

Dewan Pers mencatat, pengaduan yang masuk antara lain karena kurangnya pemahaman terhadap profesi jurnalis hingga pelanggaran kode etik jurnalistik.

 

Lalu, di manakah posisi podcast?

Apakah podcast termasuk produk jurnalistik?

Bagaimana cara membedakan podcaster yang beretika jurnalistik, dan mana yang tidak?

Bagaimana lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Indonesia dan Politeknik Tempo mendidik mahasiswanya agar menjadi podcaster yang taat etika jurnalistik?

 

Simak jawabannya di Webinar Kolaborasi Prodi Produksi Media Vokasi UI, Prodi Produksi Media Politeknik Tempo dan Tempo.co yang bertema :

 

Podcast dan Kode Etik Jurnalistik

 

Rabu /23 Februari 2022, Waktu 15.00 – 16.00 WIB

 

Pembicara      :

1. Direktur PT Info Media Digital, Wahyu Dhyatmika

2. Kepala Humas dan Kerjasama Program Pendidikan Vokasi UI, Melissa Bunga Altamira

 

Moderator     :

Dosen Produksi Media Politeknik Tempo, Rachma Tri Widuri

 

Pendaftaran   : https://bit.ly/WEBSERIES_PTUI